Monday, June 20, 2011

Rahasia Terselubung Tanda Di Bawah Botol Plastik


Tanda di bawah botol itu merupakan kode yg dikeluarkan The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diikuti oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut berciri-ciri :
1. Berada atau terletak di bagian bawah,
2. Berbentuk segitiga,
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka,
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga.

Berikut arti dari istilah-istilah tersebut :

1. PETE/PET

Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.

Botol jenis PETE/PET ini disarankan hanya untuk sekali pakai. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker dalam jangka panjang.

Bahan PETE ini pun berbahaya bagi pekerja yang berhubungan dengan pengolahan maupun botol daur ulang botol PETE. Pembuatan PETE menggunakan senyawa antimoni trioksida. Senyawa ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan dengan menghirup udara yang mengandung senyawa tersebut.

Seringnya menghirup senyawa ini dapat mengakibatkan iritasi kulit dan saluran pernapasan. Bagi wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran. Bila melahirkan pun, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.

Mayoritas bahan PETE di dunia digunakan untuk serat sintesis dan bahan dasar botol kemasan. Di dalam pertekstilan, PETE biasa disebut dengan polyester.

2. HDPE

Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, Tupperware, galon air minum, kursi lipat dan lain-lain.

Botol plastik jenis HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.

Sama seperti PETE, HDPE juga disarankan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

3. V/PVC

Tertulis (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V.

V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol.

Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. PVC mengandung DEHA (diethylhydroxylamine) yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15°C.

4. LDPE

Logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic, dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.

Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat, tembus pandang, fleksibel dan permukaan agak berlemak, pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, dapat didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat.

Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. PP

Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.

Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.

Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

6. PS

Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. Biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan.

Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.

Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6. Namun, bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga dan meninggalkan jelaga.

7. OTHER

Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 macam, yaitu:
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS – acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC – polycarbonate,
4. Nylon

Dapat dtemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat rumah tangga, komputer, alat elektronik dan plastik kemasan.

SAN n ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia n suhu, kekuatan, kekakuan dan tingkat kekerasan yg telah ditingkatkan.

Biasanya SAN terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi dan sikat gigi.

Sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. Bahan-bahan ini merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman.

PC (polycarbonate) dpt ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat dan kaleng kemasan makanan serta minuman, termasuk kaleng susu formula.

Bahan ini dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan n minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.

Pemakaian dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan. Entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave atau dituangi air panas.

Kesimpulan yang didapat dari tanda klasifikasi plastik tersebut:
  • Hati-hati dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6 dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
  • Cukup aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5 dan 7 (SAN atau ABS)

Bagi orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra atau putrinya:
  • Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
  • Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
  • Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
  • Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
  • Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.

Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. Biasanya digunakan untuk tempat air putih di dalam kulkas.

Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2) tidak dapat dicegah, gunakan hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.

Wednesday, August 18, 2010

Perbandingan AntiVirus

Banyaknya informasi atau rumor yang beredar Antivirus A lebih baik dari B, dan B lebih baik dari C. Setelah saya coba, hasilnya juga gak jelas. oleh karena itu, saya mencoba sendiri satu-persatu software antivirus yang baik menurut saya dan hasil perbandingan tersebutDisini saya lebih menekankan fungsi/kualitas dari sebuah antivirus.

Maksudnya, begini saya lebih fokus pada tingkat efektivitas sebuah antivirus mendeteksi keberadaan sebuah virus. Saya tidak melihat dari faktor menarik tidaknya sebuah tampilan, cepat lambat proses scanning (kalau cepat tapi gak efektif ya percuma juga). Disini saya akan terus menambahkan beberapa antivirus lainnya.

Saya mencoba dua antivirus langsung yang bisa bekerja dalam 1 komputer.

Bahan yang saya scan adalah sebuah flashdisk yang didalamnya saya sudah ketahui ada antivirusnya.
Berikut ini adalah screenshot antara Avast 5.0 dengan AVG 9.0. Keduanya adalah versi gratis. Dari gambar ini saya rasa anda sudah bisa menarik kesimpulan sendiri.


Kedua antivirus tersebut sama-sama baru saya update, jadi dalam kondisi memiliki virus definitions terbaru. Ternyata AVG hanya bisa mendeteksi 4 virus, sedangkan Avast bisa mendeteksi jauh lebih banyak.

Scan saya lakukan tanggal 19 Agustus 2010 jam 6 pagi

Kesimpulannya sudah jelas, Avast lebih baik daripada AVG.

---------------------------------------------------------------------

Sekarang saya lakukan lagi tes antara Avast dengan Avira AntiVir Personal - Free Antivirus, versi 10.0. Saya lakukan prosedur yang sama dengan sebelumnya, yaitu mendownload virus definition terbaru terlebih dahulu.

Sekarang, saya mengganti dengan flashdisk lainnya yang juga terdapat virus di dalamnya.

berikut screenshot hasil pencariannya, ternyata Avast hanya bisa menemukan 1 biji virus saja, sedangkan Avira menemukan 10 virus. Sejujurnya sih saya selama ini menggunakan Avast, tapi setelah melakukan percobaan dan penelitian sendiri mau tak mau, saya harus berpindah hati, walau berat melepaskan yang lama. Namun, saya rasa akan bisa melupakan yang lama, yah, pelan-pelan saja.





---------------------------------------------------------------------------

Sekarang giliran BitDefender 10 atau dikenal juga Bit Defender 2009 yang Free Edition, dan saya harus menunggu lama untuk melakukan update virus definition terbaru karena saking besarnya file yang didownload. Ternyata Avira masih memenangkan persaingan, dengan kemampuan mendeteksi lebih banyak virus dari pada Bitdefender yang hanya menemukan 1 virus saja. Saya rasa cukup 3 antivirus itu saja yang saya bandingkan. Kalau ada yang mau request, juga boleh. nanti biar reviewnya saya masukkan disini.

Berikut ini screenshotnya






Sunday, July 4, 2010

Pelatihan: "Hypnotist & Magic for Public Speaking"

  • Anda ingin bisa hipnotis dan sulap?
  • Anda ingin tampil lebih percaya diri dan menarik sewaktu berbicara di depan umum (public speaking)?
  • Bagaimana mengendalikan audience seminar/pelatihan Anda melalui hipnosis.
  • Melakukan self hypnosis supaya Anda berani tampil di depan umum untuk berbicara/public speaking.
  • Anda akan memiliki kemampuan untuk menghipnotis dan juga sulap serta mampu menunjukkannya di depan umum/orang banyak.
  • Menggunakan sulap & hypnosis untuk memotivasi orang lain.
  • Anda ingin lebih meyakinkan audience bahwa Anda seorang Master hipnotis dengan menunjukkan kemampuan bermain sulap?
  • Anda ingin memukau audience seminar/pelatihan dengan menunjukkan sulap dan hipnotis sekaligus? Baik untuk mencairkan suasana (ice breaking) maupun menarik perhatian audience.

Atau Anda bisa menggunakan kemampuan ini sekedar untuk menghibur keluarga, acara pesta, bahkan presentasi kerja!

Dapatkan semuanya sekaligus dalam satu paket, one day workshop.

PESERTA TERBATAS.

Fasilitas:
Alat sulap, Buku sulap, Modul, Sertifikat Hypno & Macig Academy, Alat tulis, dan makan siang

Acara:
Sabtu, 7 Agustus 2010
Hotel Horison
Jl. K.H. Ahmad Dahlan No.2 - Semarang

Hanya dengan Investasi Rp 750.000,- Anda bisa hipnotis, sulap serta memiliki kemampuan public speaking
  • Bagi yang melakukan pembayaran DP sebesar Rp 200.000,- sebelum tanggal 4 Agustus 2010, biaya hanya Rp 600.000,-
  • Datang berdua/group Rp 550.000,- per orang

Pembayaran bisa dilakukan dengan mentransfer atau datang ke sekretariat:

Jl. Singosari Raya No. 47 Lantai 2
Semarang

Untuk transfer ke:
BCA
No. Rekening: 246 514 9700
a.n.: Efvy Zamidra Zam

Pelatihan ini cocok untuk:
trainer, manajer/direktur perusahaan, guru/dosen, pengusaha, atau siapapun yang ingin berbicara didepan umum dengan lebih baik serta percaya diri.

Info lebih lanjut, hubungi: 085643075822 (Pipit) | 081805930689 (Anita)

Blgospot bergetar

Mau bikin blogspot bergetar, copy kode di bawah ini
script language="javascript">

/script>script language="javascript">

/script>
(script language="javascript">

/script>)

Wednesday, December 16, 2009

Pebandingan Koneksi Internet Unlimited (Kisah Petualang Bandwidth)

Sebelum membaca posting ini. Perlu saya sampaikan bahwa artikel ini semua diambil berdasarkan pengalaman pribadi saya. Dan tidak ada maksud untuk menjelekkan sebuah produk juga tidak bermaksud menyampaikan/menyatakan bahwa sebuah produk itu bagus.
Baiklah, Mari kita mulai.

Part I
Awal pertama sejarahnya dulu, sekian tahun yang lalu untuk terkoneksi melalui internet sarana yang ada(yang saya gunakan) hanyalah warnet. Maklum zaman dulu untuk koneksi internet sarana yang bisa diandalkan hanya ISP saja. Jadi, mau tidak mau ya pakai warnet.

Part II
Setelah HP mulai masuk ke Indonesia dan agak-agak ngetrend yang digembar-gemborkan adalah teknologi WAP (saya dulu pakenya Siemens C35). Gembar-gembornya bagus buat data dan segala macam. Harus setting ini itu lah, toh konek juga gak, salah satu syarat dan ketentuannya harus cari lokasi dengan sinyal SUPER KUAT. Ujung-ujungnya saya kembali lagi ngandalin warnet. Warnet pun itu kudu terima mau lemot kek mau cepot yang punya warnet gak ada urusan yang penting konsumen bayar. Walaupun dulu buat menarik minat konsumen pakai sistem ngenet XX jam bonus teh botol atau snack atau apalah.

Part III
Masih di warnet juga, warnet mulai tumbuh dan persaingan mulai muncul. Banyak yang bernama Warnet Tercepat Sekota XXX. Tercepat, ter-quick (traktor kali), ter apalah. toh kecepatannya segitu-gitu juga. Disini Telkomnet Instan mulai masuk (saya tidak pakai, soalnya 1 jamnya lebih mahal daripada Warnet). Kita semua tahu lah berapa kecepatan telkomnet instan. Pada saat ini era warnet mulai muncul dengan promosi kecepatan 128 kbps, 256 kbps. Untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar cepat, angkanya macam-macam.

Part IV
Kebutuhan saya akan internet masih berlanjut, GPRS udah masuk. Oke deh, saya coba waktu itu saya pakai Simpati. Terus dihubungkan ke PC, kecepatannya cukup oke, kalau tidak salah 112/115 Kbps (maaf saya gak jelas pakai huruf K besar atau k kecil waktu itu). Dibanding warnet dan telkomnet instan cukup bagus. Hanya saja, untuk ngecek email di Yahoo: proses dari login ke Yahoo sampai daftar email di inbox plus ngebuka

Part V
Pada era ini, operator seluler mulai bermunculan. Salah satunya adalah Matrix pasca bayar. Waktu itu Matrix bisa makai internet sepuasnya dengan biaya (sebenarnya saya lupa), kalo gak salah per bulan Rp 75.000, - atau berapa gitu. Saya tidak makai matrix karena pasca urusannya agak ribet. Setelah sekian lama makai warnet, bosan juga. Nah, pada posisi ini hati saya tergerak untuk menggunakan Matrix. Namun, jujur saja saya terpipu dari program promosi pihak Indosat. Di Gramedia mereka nyebarin semacam kupon khusus bagi yang belanja Rp 75.000,- dapat kupon daftar Matrix GRATIS. Keesokan harinya saya menuju Galery Indosat, Ternyata kupon itu tidak ada bedanya dengan mendaftar Matrix atau Seluler Pasca bayar pada umumnya. Gak ada bedanya, sepertinya pihak Indosat hanya mau meningkatkan traffic ke tempat mereka saja. Berhubung saya sudah sampai disana, ya sudahlah coba aja ngajuin aplikasi. Pas, mau ngajuin mintanya Auto Debet lagi bayarnya. Ya udah sori ribet. Waktu itu pula si CS Indosat sempat ngomong layanan internet sepuasnya matrix akan berakhir dalam 2 bulan lagi. Padahal kalau waktu itu Matrix mau bermain disana (data internet) mereka bisa punya Samudra Biru. Mungkin lihat tetangganya kali gak ada yg jualan internet, jadinya tidak diteruskan.

Part VI
Kali ini Speedy sudah mulai masuk. Warnet mulai lagi gembar-gembor kecepatan. Kebetulan depan kos (dulu masih ngekos), menantunya ibu kos bikin warnet. Saya ikut nebeng dari sana saja. Saya bayarnya Rp 50.000,- untuk quota 50 MB. (Benar tidak salah tulis 50 Mega Byte). Buka Yahoo beberapa kali udah habis tuh quota. Waktu itu saya habisnya berapa ratus MB gitu. Nah, berhubung serumah oke deh, saya cukup bayar Rp 150.000,-. Habis itu saya gak lanjutin lagi. Berarti selama ini 1 MB = Rp 1.000,-
Warnet lagi. Kebanyakan warnet, ngaku2 kencang tapi sejak Part I sampai Part VI ini tidak ada peningkatan signifikan.

Part VII
Era 3G mulai berkeliaran di Indonesia, semua media menghebohkan 3G. Padahal gadget yang bisa support 3G saat itu satu pun gak ada. Sampai sekarang aja akhir 2009, area 3G masih terbatas. Termasuk saya yang tinggal di pinggir kota Semarang tidak dapat sinyal 3G.


Part VIII
Sekian tahun kemudian, saya koneksi internet menggunakan Fren (bayarnya per data), bisa habis duit banyak kalau make banyak. Untunglah yang bisa diandalkan mobile baru ini. Starone belum main disini waktu itu. Tidak berapa lama saya makai Fren. Nah, disinilah titik tonggakknya UNLIMITED-UNLIMITED (unlimitan). Telkomsel hadir dengan Telkomsel Flash Unlimited. Ya, baca brosurnya (kebetulan saya makai kartu Halo, dan dulu tiap tagihan ada buletinnya). Habis baca brosur saya dan teman langsung daftar di Grapari. Waktu itu saya ambil yang paket 512 Kbps. Teman saya yang 256 Kbps (Rp 125.000,-). Waktu ini pula lah, era modem GSM mulai lahir (dulu susahnya nyarinya). Pas pameran komputer, untung ada 1 yg jual. Dulu yang ada cuma Sierra kalo gak salah seri 875 dengan model PCMCIA, oke lah (kebetulan saya makai laptop). Lagian keren, slot PCMCIA tidak pernah dipakai. Info aja, PCMCIA sekarang udah musnah. Everything is USB. Masih, ingat Part sebelumnya, ditempat saya Sinyal 3G tidak mampir. Jadi, saya hanya merasakan nikmatnya GPRS. Kecepatan GPRS tapi bayarnya lebih dari itu. Kebetulan modemnya saya bawa ke kantor yang dapat sinyal 3G. Kecepatannya gak jauh beda, segitu-gitu aja. Sekitar 3 bulanan saya make flash 512, paketnya saya turunkan jadi 256 Kbps aja. fuhh....

Part IX
Sekian lama saya setia dengan Telkomsel Flash. Kegoyahan hati saya terusik dengan lahirnya Matrix (lebih tepatnya Reborn). Matrix dengan biaya Rp 100.000,- Flash Rp 125.000,- dengan kecepatan sama. Setelah saya pakai Matrix Unlimited 100rb. Lagi-lagi di rumah tidak ada 3G. Tapi masih lumayan ada sinyal EDGE (2,5G). Mau, Edge kek, mau 3G kek kalau kecepatannya udah kecil, ya pelan aja.

Part X
Saat ini saya sedang menduakan Flash dengan matrix. Supaya tambah mesra, saya pun tergoda untuk membeli sebuah antena penguat. Setelah searching dan juga baca beberapa pengalaman di blogspot. Oke, deh, saya beli antenanya dari Jakarta dan dikirim ke Semarang (jujur saja, saya beli antena ini pun gambling; siapa tahu gak dapat sinyal, siapa tahu sama aja; yang ternyata benar). Setelah antena saya beli, dan pasang. Lumayan Matrix kadang-kadang ada 3G kadang tidak. Lebih kadang-kadang lagi sering nerima sinyal gak jelas ada Lippo Telecom (Operator Jadul), Axis, 3. Wow...
Sewaktu ini pula, saya memutuskan Flash (berhenti langganan)

Part XI
Selang 2 bulan makai Matrix, ternyata dia tidak sebaik yang saya bayangkan (Rumput tetangga selalu lebih hijau). Koneksi matrix di tempat saya tidak stabil. Masih mendingan makai Flash, gak dapat 3G gak apa-apa deh. toh kecepatannya sama aja. Kali ini, Matrix yang saya putuskan, saya pun rujuk kembali dengan Flash (akadnya di Grapari). Back to Flash

eng ing eng

Part XII
Era CDMA hampir masuk. Diawali dengan StarOne, 125rb per bulan unlimited kecepatan 153 Kbps (Ini namanya CDMA 2000 1x). Oke deh, penjajakan dulu. Datangi galery Indosat (walaupun dulu pernah tertipu dengan kupon matrixnya). Kali ini saya coba PraBayar dulu (kebetulan untuk pasca bayar ada syaratnya). Oke deh, saya coba starone untuk 1 minggu (Rp 45.000,-). Di tempat saya, lumayan bagus (sebanding lah dengan Flash). Berhubung gembar-gembornya CDMA lebih stabil daripada GSM. Akhirnya saya pun mempersunting Starone (aplikasi yang pasca bayar). Tapi kali ini saya tidak mempoligaminya dengan Flash. Saya menceraikan Flash, itupun beralasan, kalau tidak salah sekitar September 2009 ada kasus apa gitu sehingga koneksi Telkomsel terganggung yang ujung-ujungnya quota paket flash yang semula (2 atau 3 GB saya lupa) turun drastis menjadi 500 MB, setelah itu kecepatan turun menjadi 64 Kbps). Lagi-lagi saya menceraikan Flash. Disini pihak Grapari sudah mengingatkan kali ini tidak bisa rujuk lagi. Karena paket yang 125 rb sudah tidak ada lagi. Minimal paketnya sekarang Kalo gak salah 500rb/bulan. Tapi, hati saya sudah yakin dan mantap untuk mengakhiri hubungan dengan Flash.

Part XIII
Sekarang masa-masa bulan madu dengan StarOne (karena hampir sama dengan Flash) jadi saya sudah terbiasa dengan kecepatan yang gitu-gitu aja. Selang, satu bulan mulai lah bermunculan Smart, Esia, Flexy, Fren. Saya akan menceritakan bagaimana kisah saya dengan masing-masing operator tersebut nanti.

Part XIV
Tak puas rasanya hati, dengan kecepatan yang segitu-gitu aja. Untuk pertama kali saya mencoba selingkuh dengan Esia terlebih dahulu. Saya datangi kantornya dan ngajuin aplikasi (ternyata prabayar). Oke deh, gak apa-apa buat test drive dulu. Hmm... stabilitas lebih bagus starone, kecepatan (jawab sendiri aja)... Satu minggu makai Esia, maafkan aku. Hubungan kita cukup sampai disini.

Part XV
Starone tetap setia mendampingi saya, walaupun dia tahu saya berselingkuh dengan Esia. hari-haripun saya lewati dengan indah bersama starone. Ada pameran komputer lagi, bersua lah saya dengan Smart. Ya, dia memang smart membohongi saya. Saya tergoda dengan hp 399rb internet unlimited 3 bulan. TIdak jauh beda dengan Esia, tapi saya ngeluarin duit lebih banyak daripada Esia. Benar-benar smart. Tapi waktu itu saya lihat Samudra biru ada di tangan Smart (hanya sesaat).

Part XVI
Flash udah cerai, Matrix udah meninggal, Esia udah putus, Smart udah lupa. Oiya, akhirnya HP smart itu saya berikan buat teman (kasian dia gak ada koneksi internet). Kebetulan Starone masih ada disamping saya. Starone memang setia, dia juga rela lobang (USB)-nya berbagi dengan smart. Sepertinya, sudah waktunya saya beralih ke Speedy (kebetulan rumah saya baru pasang telepon baru dapat jatah). Kebetulan pula Speedy turun harga, modem cuma 50rb. Saya daftar paket Family 195rb per bulan 384kbps. Setelah sekian lama petugasnya tidak kunjung datang ke rumah saya buat masang. Akhirnya saya ke Plasa Telkom, batalin aja deh ribete. Ada alasannya juga kenapa saya batalin, nanti akan ketemu. Kebetulan saya lihat ada Baliho gede Speedy+Telkomvision+Komputer 300rb/bulan. Wah, saya tertarik banget itu. Bahkan di TV ada iklannya. Saya coba hubungi 147, ternyata si Mbak yang ngangkat tidak tahu menahu soal promosi itu. Aneh, iklannya segede lapangan sepakbola depan kantornya. Ya sudah lah lupakan emang gak ada yang jelas di Indonesia.

Part XVII
Sewaktu saya batalin masang speedy lihat brosur Internet Unlimited Flexy. Sistem harian 2500 atau mingguan 15rb. oke deh, coba dulu ah. Saya coba harian secara koneksi masih lebih bagus starone. Tidak fair kalau ngetesnya cuma 1 hari. Saya lanjutkan Unlimited mingguan 15rb. Kali ini saya tidak bisa terkoneksi pesannya selalu "remote host, bla bla bla" Intinya saya gak bisa konek, 15rb lenyap. Selamat tinggal Flexy.

Part XVIII
Wow, starone masih setia menemani Anda. Ada pameran komputer lagi nih. Para operator CDMA mulai perang dengan EVDO Rev A. Ada Fren, Smart dan Ceria. Pertama-tama saya jajal Fren (yg 153kbps), to the point aja, jeleknya Fren kalau saya download file yang ukuran di atas 3MB misalnya 4MB menggunakan software IDM selalu saja Stop pada download 96% (dan tidak bisa diulangi, walupun sudah di Pause), kalo tidak pake IDM selalu stop pada posisi 13%. Asumsi saya sepertinya Fren membatasi data. Hal ini terbutki ada beberapa situs yang tidak bisa saya buka. Mungkin hal ini berhubungan dengan dengan adanya paket Mobi Fren yang khususu anak-anak yang tidak bisa membuka situs porno., terus secara tidak sengaja/sengaja dihubungkan ke Fren yang umumnya. Sebab, (bukan berarti saya buka situs porno) karena ada beberapa situs yang tidak mau kebuka salah satunya Yuwie.
Sudahlah Fren, kita tidak perlu Fren-frenan lagi. Muke lu jauh.

Part XIX
Sewaktu menggunakan Fren itu, saya lagi ngerjain desain web teman. Sedangkan Fren perangainya kayak gitu, saya butuh download sebuah file. Selalu gagal download. No More Fren. Berhubung hari malam dan saya butuh koneksi terpaksalah saya beli Flexy lagi, siapa tahu dulu ngambek dan sekarang udah baikan. Ternyata Flexy tidak berubah. Saya udah daftar internet unlimited pulsa udah kepotong tapi gak konek-konek juga. Sudahlah, saya tidak merekomendasikan Fren dan Flexy (pokoknya yg ada F-nya di depan gak deh). Oiya, sewaktu saya makai Fren saya langsung memutuskan hubungan dengan starone. Tidak perlu saya ceritakan kejadian di galery indosatnya yang tidak profesional, pertama masuk sistem buat ngambil antri gak bisa, sama cs-depan (awal masuk) saya disuruh langsung ke meja cs starone. sampe disana ditanyain no antri, saya jelasin cs sono bilang gak usah. Mbaknya terima saya disuruh bayar dulu ke kasir lagi2 ngomong lgs aja gak perlu no antri, saya ke kasir. kasirnya nolak, gak ada nomor antri katanya. saya balik lagi meja cs so (singkatan starone), trus mbaknya pergi ngambil no antri, balik lagi ke kasir saya bayar, balik lagi ke cs so, gak jelas apa ada tagihan lagi, mbok yo ngomong yg jelas mbak, saya balik lagi ke kasir bayar lagi mbak yg kasir yg mau dibayar apanya (gak ada tagihan), saya bilangin mbak cs so ngomong bagian kasir iru 'emang goblok' gak tahu sistem so. dia bingung saya juga bingung, akhirnya kasir nelpon cs so bayar apaan, di awal saya udah bilang mau nutup so. kasir bilang tagihan cuma itu, cs so bilang ada tagihan 'sama-sama goblok kali'. Nah, kesepakatannya saya deposit 125rb. ya sudah deh, yg penting beres, balik lagi ke cs so. males ah ceritain kebobrokannya. Jujur aja, saya agak emosi sih bolak-balik gak jelas. untung saya orangnya sabaran :-). Awal perkenalan dg Indosat (Matrix) dibohongin, pas mengakhiri direpotin, gak lagi deh berhubungan dengan Indosat.

Part XX
Back to topik, sampai disini saya sudah coba macam2. Oya, sebelum makai matrix saya sempat makai Broom Unlimited (saya pakai sebulan aja, masih mendingan Flash waktu itu). Kini saya lebih milih antara Cera, Smart, dan Fren (CDMA EVDO Rev A). Ingat semua CDMA sebelumnya adalah 1x, belum Rev A. Baik Fren, smart dan ceria modemnya udah di inject saya tidak bisa gonta-ganti kartu. Ditempat saya tidak dapat sinyal EVDO (saya tanya sama masing2 operator). Untuk Fren gak lagi deh dah kapok. Smart udah pernah pake dulunya ya gitu-gitu aja. Hanya Ceria yang berani ngasih solusi masang antena luar dengan nambah 125rb. Oke, deh saya harap semuanya bisa berakhir dengan Ceria. Nah, ini juga yang menjadi alasan saya batalin masang Speedy, kecepatan speedy hanya 384kbps 195rb/bulan sedangkan Ceria Up to 3,1 Mb 200rb/bln beda 5rb. Ya saya pilih ceria aja, lagian bisa mobile.

Wow semuanya ada 20 bagian, sekarang ini kesimpulannya.
  • UNLIMIT itu hanya bahasa Marketing. Kita harus tahu dulu unlimited-apanya.
  • Yang pasti itu Unlimited waktu (TIme), sebab dulu ada paket dengan sitem TIME BASED. Nah ini dia yang diberikan operator sekarang.
  • Unlimited Quota, belum tentu. Kalau ngomongnya kalau udah make sekian kecepatan diturunkan berarti gak unlimited. sama aja sitem quota, hanya saja kita tidak perlu nambah apabila kelebihan quota.
  • Unlimited kecepatan. Kalau yg ini benar-benar tidak bisa dipercaya. Katakanlah koneksi UP TO 1Mbps. Ingat di depannya ada kata UP TO. Ibarat kata, sebuah speedometer pada kendaraan, misalnya pada motor kecepatan maksimal 140 Km/jam apa pernah kita bawa motor dg kecepatan segitu. tentu tidak kan. Jadi hati-hati dengan kecepatan mencapai XX, belum lagi hujan, angin, bahkan untuk yg 3,1 M sangat jarang mencapai setengahnya alias 1,5M gak ada. Dengan kecepatan 3,1M dapat maksimalnya 700 Kbps, apalagi 512, 256, 153 sudah jelas jauh di bawah itu. Sebab selama saya makai Flash, Matrix, Esia, Starone, Smart, Fren, Flexy. Ngeliat angka 100kbps aja tidak pernah.
  • Itulah alasan saya kenapa tidak melanjutkan Flash/Matrix yang kecepatannya lebih besar dari 512kbps misalnya. Itu hanya kecepatan maksimal, kalau 3,1 aja jadinya 700kbps apalagi yg dibawah itu.
Ingat, kasus di atas hanya menimpa saya. Semoga saja tidak menimpa Anda, apalagi Anda yang tinggal rumahnya lalu lintas data lancar, sinyal bagus.

Harapan saya sekarang hanya ada pada ceria. Semoga saja berakhir dengan ceria pula.
Apakah hubungan saya dengan ceria akan berkahir tragis atau hanya indah sesaat, ataukah bahagia selama-lamanya.




Tuesday, December 8, 2009

Waw, ternyata nama saya diliput sama TV luar negeri

Kemarin saya diberitahu oleh seorang teman kalau nama saya diliput oleh channel TV luar negeri. Benar-benar gak nyangka!

Setelah saya cek, memang benar! Jutaan orang di seluruh dunia menyebut-nyebut nama saya, nama saya juga masuk dalam halaman utama Business Week dan Koran Sunday.
Sungguh, saya rasa semua ini terlalu cepat.


Daripada penasaran langsung saja klik disini untuk melihat videonya.


Sunday, December 6, 2009

Siapa Lagi Yang Ingin Menghasilkan Penghasilan Pasif Setiap Bulan Tanpa Repot Bekerja

Apa yang saya sampaikan dalam artikel kali ini sebenarnya adalah membongkar rahasia bisnis saya sendiri. Dikarenakan ingin berbagi dengan Anda semua pengunjung blog saya maka saya pun menulis artikel ini. Mungkin ini adalah salah satu solusi bisnis nyata untuk jangka panjang yang bisa diterapkan oleh semua orang belum lagi penghasilan pasif yang terus mengalir.

Apa yang saya sampaikan di artikel ini bukanlah janji muluk-muluk seperti kebanyakan iklan di internet. Yang saya berikan adalah sebuah bisnis real atau bisnis nyata yang bisa dijalankan oleh Anda sendiri.

Usaha yang saya maksud disini adalah Anda menjadi Reseller Hosting. Ingat, jangan salah kaprah. Reseller Hosting, bukan reseller seperti menjual ebook. Apa yang Anda lakukan adalah mendirikan sebuah usaha/bisnis Anda sendiri. Anda juga tidak melakukan sistem afiliasi dengan mengarahkan seseorang ke sebuah situs lalu Anda mendapat bayaran apabila orang tersebut mendaftar dari link yang Anda berikan.

Bisnis Reseller Hosting sangat-sangat berbeda dengan dua hal di atas. Anda menjual space hosting dan juga domain yang bisa Anda atur baik kapasitas, fasilitas dan harganya untuk setiap konsumen. Konsumen atau klien yang Anda dapatkan pun 100% milik Anda sendiri, dan mereka adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya. Anda akan memiliki bendera alias nama perusahaan sendiri tanpa diketahui oleh klien bahwa Anda mengambil (kalau dalam dunia jual beli Anda membeli secara grosir) lalu grosiran Anda tersebut Anda pecah-pecah dan buat paket tersendiri sesuai selera Anda.

Dan untuk mengelola domain maupun klien serta paketnya, Anda memiliki Control Panel khusus untuk mengaturnya. Termasuk menghapus daftar klien apabila tidak membayar biaya hosting.

Oke, itu dari sisi sistemnya.

Mari kita lihat dari sisi finansial. Bisnis domain dan hosting tidak akan pernah mati. Karena setiap orang, setiap lembaga membutuhkan domain untuk menampilkan diri mereka di internet. Mereka juga butuh hosting sebagai tempat untuk menyimpan file-file mereka. Apalagi saat ini sedang maraknya dunia blog dan pembuatan toko online dan juga bisnis ebook. Itu semua adalah peluang besar.

Boleh dibilang Anda akan memperoleh dua sumber penghasilan dari hosting dan juga domain. Belum lagi kalau Anda juga terima desain web dan layanan lainnya. Sedangkan penghasilan dari domain dibayar per tahun maka setiap tahunnya Anda memperoleh penghasilan pasif. Untuk hosting bisa dibuat pembayaran perbulan, pertiga bulan atau juga per tahun. Katakanlah biaya yang Anda terapkan adalah per tahun. Maka setiap tahun klien Anda akan melakukan pembayaran yang merupakan sebuah sumber penghasilan pasif yang akan terus berlipat. Semakin banyak klien Anda, semakin banyak penghasilan pasif yang akan Anda terima. Dan bisnis ini juga bersifat jangka panjang. Siapa tahu ada klien Anda yang mendaftar domain langsung untuk 10 tahun. Oleh karena itu, Anda akan terus menerima penghasilan pasif dari banyak sumber.

Lain halnya dengan bisnis toko online dimana Anda harus menyediakan stok barang. Bisnis jual ebook apabila tidak ada yang beli tentunya biaya domain dan hosting tetap harus dibayar. Sebaliknya bisnis jual/sewa domain dan hosting Anda bisa memperkirakan berapa minimal klien yang harus Anda miliki untuk membiayai bisnis Anda. Katakanlah hanya 3 orang klien saja. Maka kalau Anda punya 100 klien berarti yang 97 klien lainnya adalah keuntungannya. Kalau toh klien Anda selalu 5 orang (malas promosi dan sebagainya) space/kapasitas yang ada pun bisa Anda pakai sendiri. Untuk yang satu ini tidak semua penyedia reseller hosting mengizinkan resellernya menggunakan space-nya untuk keperluan pribadi. Carilah penyedia reseller yang mengizinkan Anda untuk menggunakan sendiri space untuk pribadi tujuan sementara menunggu klien kan bisa dipakai dulu. Salah satu situs penyedia reseller yang mengizinkan pemakaian untuk pribadi adalah RatuHosting.com.

RatuHosting.com juga memberikan unlimited domain yang bisa Anda pakai. Misalnya, Anda memiliki 100 klien maka Anda bisa membuat 100 paket hosting. Sebab, banyak situs yang membatasi domain yang bisa dibuat. Misalnya, Anda punya 100 klien tapi hanya boleh menggunakan control panel/membuat paket untuk 20 klien saja. Yang ujung-ujungnya Anda disuruh upgrade ke paket yang lebih tinggi. Tidak halnya pada RatuHosting.com yang memberikan fasilitas unlimited domain berapa banyaknya klien Anda. Semuanya bisa Anda gunakan dalam control panel khusus yang kami sediakan.

Saya akui di awal-awal Anda memang perlu sedikit usaha untuk menjalankan bisnis ini. Namun itu semua layak dan wajar dalam setiap memulai bisnis apapun, karena di awal usaha Anda harus mendesain web terlebih dahulu tapi itu semua bisa diatasi dengan banyaknya template web yang beredar. Kalau toh memang bingung mencari klien untuk membeli paket hosting dan domain yang Anda miliki. Jurus yang paling gampang adalah menawarkannya kepada saudara, teman, atau tetangga terlebih dahulu.

Namun, setelah sistem Anda berjalan dengan baik. Anda tidak perlu lagi repot bekerja. Karena semuanya sudah ada sistem yang mengatur. Oleh karena itulah, kami menyediakan Control Panel khusus untuk setiap reseller hosting dari RatuHosting.com

Bagaimana, apa Anda sudah siap untuk berbisnis hosting dan domain. Kunjungi RatuHosting.com